Senin, 22 Oktober 2012

Pengalamatan E-mail

      Sistem pengalamatan pada email menggunakan format identitas dan domain yang digabung menggunakan karakter @ (at,dibaca et), seperti namasaya@domain.or.id .
      Contoh ketika kita akan mengirim surat, agar sampai ketempat tujuan dengan benar, pengalamatan email  mempunyai bentuk dasar sebagai berikut:
                                           Fitriaulia@yahoo.co.id
ket:
1. Fitriaulia adalah nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
2. @, sebagai pemisah atau penggabung penulisan antara user ID dan host (dibaca et).
3. yahoo.com, yaitu sebagai nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya sebagai berikut:
   a. .co   : second level domain, menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori komersial
   b. .id   : top level domain, menunjukkan bahwa domain ini terdaftar pada otoritas domain Indonesia (id).

Cara mendapatkan layanan E-Mail


1.    Melalui Penyedia E-Mail Gratis
Dengan masuk pada situs yang diinginkan lalu mengisi formulir pendaftaran lalu akan mendapatkan email gratis dari situs tersebut
2.    Melalui ISP
Mendaftarkan diri pada ISP tersebut
3.    Melalui Perusahaan
Email diberikan oleh perusahaan tempat seseorang bekerja. Alamat e-mail memiliki identitas dari perusahaan tersebut.
4.    Memesan sendiri
Memesan domain terlebih dahulu dan otomatis akan membayarnya setiap bulan
Jenis E-mail berdasarkan cara pembayarannya:
1.      Email Berlangganan : Secara otomatis mendapatkan account apabila sudah berlangganan
2.      Email Gratis: Membuat account email ke salahh satu provider yang menyediakan email gratis

Macam-macam Sistem Layanan E-mail

Layanan E-mail terbagi dalam dua macam sistem :

a.   POP (Post Office Protocol)
            Sistem ini mempunyai keunggulan dalam mengirim dan menerima surat. Sistem e-mail mengendalikan sistem ISP sebagai kantor pos yang menampung semua surat-surat yang akan dikirim  pelanggan akan diuntungkan karena surat akan cepat ditransfer secara lokal ke ISP sehingga banyak mengurangi waktu online. Kelebihan POP mail antaralain email dapat dibaca secara offline (tidak konek ke internet). Untuk mengecek e-mail jenis ini, kita terlebih dahulu harus connect ke server POP mail, kemudian mendownload seluruh e-mail yang ada, setelah itu baru kita bisa memutuskan hubungan internet dan membaca e-mail tersebut. Sedangkan kekurangan POP mail kita tidak bisa mengecek e-mail disembarang tempat atau warnet lain. Untuk menjalankan POP mail digunakan program client mail seperti Outlook express.
b.   Web Based E-mail
            Layanan e-mail ini pengaksesannya melalui Web site, dimana mengutamakan kemudahan akses ke dalam MailBox (kotak surat) secara gratis dengan menggunakan World Wide Web sebagai media untuk masuk ke dalam mailbox tanpa memperdulikan pelanggannya berasal dari ISP tertentu, selain itu tidak membutuhkan program e-mail khusus seperti Microsoft outlook, Eudora, dan lainnya. Kelemahan sistem ini adalah hal kecepatan transfer (kirim dan terima) surat tergantung dari Bandwith dari ISP ke dalam WWW.
Membedakan Sifat layanan antara POP 3 Mail dengan Web-based E-mail
Untuk membedakan sifat pelayanan POP 3 mail dengan web-based mail, kita harus tahu jenis-jenis layanan e-mail. Tiga jenis layanan e-mail yaitu:
¨      E-mail Forwading
E-mail ini berguna bagi pengguna yang suka berganti e-mail karena belum menemukan e-mail yang cocok . Pengguna dapat menyembunyikan alamat e-mail sesungguhnya dan tidak perlu memberitahu e-mail anda yang baru, namun cukup alamat e-mail forwarding. Karena e-mail ini sebagai perantara , maka membutuhkan waktu lama untuk sampai tujuan
¨      Web based e-mail
E-mail ini merupakan e-mail gratis yang ditawarkan oleh beberapa situs antara lain Yahoo.com, Hotmail.com  dan mailcity.com. Pengguna dapat memeriksa e-mailnya dari mana saja dan melalui browser apa saja, dengan terhubung dengan internet.
¨      POP mail
POP 3 adalah POP versi tiga dimana email yang diterima dari ISP dapat dibaca secara off line tanpa terhubung dengan internet
MailBox di Kantor Pos dan MailBox E-Mail
            Mailbox merupakan tempat menyimpan surat-surat penting pada folder atau directori pada komputer.
a.   Mailbox di kantor Pos
            Mailbox di kantor pos adalah penyimpanan surat secara fisik. Mailbox di kantor pos mempunyai nomor identitas (User ID) dan password pada saat mendaftar. Selain itu user akan mendapatkan kotak pos yang dipasang di depan kantor pos, dimana setiap kotak pos tertera nomor kotak atau user ID dan kunci yang secara fisik dapat dikatakan password kotak tersebut.
            Mailbox secara fisik di kantor pos terdiri dari 3 jenis yang disebut dengan istilah-istilah berikut :
¨      Kotak surat, yang terpasang didepan rumah
¨      Bis surat, kotak yang dipasang dijalan-jalan tetentu
¨      Kotak surat, yang dipasang di depan kantor pos
b.   Mailbox e-mail
            Mailbox e-mail (logik) adalah penyimpan surat dengan cara mengakses melalui jaringan internet. Untuk mendapatkan User ID dan Password harus registrasi atau membuat e-mail lewat ISP atau e-mail gratis.

Kamis, 18 Oktober 2012

Keuntungan dan Kerugian menggunakan E-mail

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN E-MAIL :
1. Nyaman : karena tidak perlu pergi ke kantor pos, cukup duduk di depan komputer anda yg sudah terhubung dengan Internet.
2. Cepat : pengiriman e-mail dapat berlangsung dengan cepat asal saluran Internet yg digunakan tidak bermasalah.
3. Murah : sekali anda terhubung ke Internet, biaya pengirimana e-mail relatif sangat murah dibandingkan dengan menggukan perangko.
4. Hemat sumber daya :  tidak perlu beli kertas, pulpen, perangko.
5. Aman :  karena ada passwordnya.
6. Reliabel : e-mail dapat disimpan di e-mail server, e-mail tidak akan hilang kecuali bila dihapus.
7. Global :  e-mail dapat dikirim ke seluruh dunia.
8. Memungkinkan pengiriman pesan berformat multimedia :  e-mail yg dikirim dpt berupa teks, gambar,  video, program, suara dll.

KERUGIAN MENGGUNAKAN E-MAIL :
1. Salah Kirim :  karena salah menulis alamat e-mail yang dituju.
2. Rawan Penyadapan :  Password yg diketahui oleh orang lain, atau karena menggunaka web e-mail gratis.
3. Adanya kemungkinan pemalsuan identitas.
4. Kebanjiran e-mail/ spam/ mailboxnya penuh.
5. Respon terlambat.

Bahaya Pemakaian Krim Pemutih Wajah

Hati – hati penggunaan pemutih wajah

Saat ini banyak sekali beredar krim pemutih wajah, terutama iklan – iklan di televise, sehingga banyak sekali kaum wanita yang tergoda untuk mencari dan membeli pemutih wajah. Terus terang saya sebagai seorang dokter, hingga sekarang masih gak ngerti bagaimana cara krim krim tersebut untuk memutihkan wajah, jika wajah lebih kencang, segar dan menghambat penuaan wajah saya bisa memahaminya dari segi ilmu kedokteran, tapi memutihkan wajah hingga kini belum saya pahami bagaimana caranya kecuali jika menggunakan merkuri atau hidroquinon, 2 zat berbahaya yang menjadi pemicu kanker.

Warna kulit di tentukan oleh pigmen melanin.
Warna kulit seseorang seseorang ditentukan oleh pigmen melanin. Pigmen melanin inilah yang memberi warna pada kulit termasuk pada wajah. Orang yang tidak memiliki pigmen melanin disebut memiliki penyakit albino, tentunya pasti anda pernah melihatnya walaupun hanya sekali. Seseorang dapat menjadi lebih hitam ketika sering terkena paparan sinar matahari, karena pigmen melanin ini menjadi semakin meningkatkan produksi pigmennya ketika terkena sinar matahari sehingga kulit akan tampak lebih hitam. Karena itulah orang bule suka sekali berjemur di pantai agar kulitnya menjadi lebih hitam.
Jangan percaya iklan pemutih wajah
Bagaimana caranya agar kulit bisa putih terutama wajah secara alami? Hingga kini saya tidak bisa menjawabnya kecuali saya hanya bisa menjawab yaitu dengan merusak pigmen melanin, sesuatu hal yang tidak bisa dilakukan dan tidak mungkin dilakukan kecuali zat yang bernama merkuri, logam berat yang menjadi pemicu kanker kulit dan kanker lainnya. Jadi jika anda merasa hitam, ya sudahlah syukuri saja pemberian Allah, dari pada menderita penyakit albino, lebih baik kulit hitam, tentunya ini lebih baik kan? Ah…pasti anda akan menjawab ”lebih baik kulit putih dari pada hitam” lho…bukannya banyak orang yang menyukai hitam manis…? Yup, Setiap jenis kulit memiliki kelebihannya masing – masing karena itulah orang bilang kecantikan itu bersifat relatif. Jadi kesimpulannya “jangan percaya jika iklan pemutih wajah”.
Pemutih wajah merkuri memicu kanker
Merkuri atau air raksa adalah sejenis logam berat yang banyak digunakan untuk kegiatan penambangan emas, selain itu logam merkuri digunakan dalam produksi gas khlor dan soda kaustik, termometer, tambal gigi, dan baterai. Merkuri merupakan satu – satunya logam yang berbentuk cair di suhu kamar (ruangan). Efek merkuri bisa mempengaruhi seluruh organ tubuh, karena zat ini tergolong sangat berbahaya. Efeknya dapat bersifat jangka pendek dan jangka panjang. Efek keracunan merkuri antara lain : sakit kepala, mual, muntah, berak – berak, hingga kejang pada anak – anak. Adapun efek merkuri pada krim pemutih menyebabkan menimbulkan radang, hal ini menyebabkan kapiler – kapiler di wajah akan melebar sehingga aliran darah yang menuju kulit wajah akan meningkat. Hal ini menyebabkan tampak merah, bengkak dan meradang pada wajah dan menimbulkan rasa nyeri. Biasanya efek ini timbul mulai 2 minggu – 1 bulan setelah pemakaian tergantung dari sensitifitas kulit dan banyaknya dosis merkuri di dalam cream pemutih. Jika hal ini terjadi maka tak lama kemudian akan menimbulkan kerusakan pada kulit seperti timbul flek hitam – hitam, benjolan – benjolan, rasa nyeri seperti terbakar, kemerahan, dll. Sedangkan pada tubuh, merkuri yang terserap ke dalam tubuh melalui kulit akan menyebabkan kerusakan ginjal dan dalam jangka lama akan menimbulkan kanker.
Kesimpulan : berhati – hatilah mencari kosmetik dank krim, jangan sekali – sekali membeli kosmetik yang tidak ada badan POM dan sertifikat halal dari MUI, terutama bagi muslimah, sertifikat halal harus menjadi perhatian utama mengingat banyaknya kosmetik yang dicampur dengan bahan – bahan yang tidak halal, seperti alcohol dan unsur lemak/bahan dari babi.
Kesehatan adalah harta yang sangat berharga, untuk apa tampil cantik jika harus mengorbankan kesehatan, tentunya anda akan menyesal di kemudian hari. Demikian tips dari saya semoga bermanfaat.
Obat herbal untuk atasi haid tidak lancar, kista, miom, polip, tumor dan kanker
Teh murbei (teh brian)
herbal pemutih wajahTeh murbei (teh brian) adalah minuman teh kesehatan yang sangat baik dan praktis pemakaiannya. Terbuat dari daun Murbei dan bunga Chrysant yang sudah sangat terkenal khasiat dan manfaatnya bagi kesehatan. Mengkonsumsi teh murbei sangat baik untuk kesehatan ginjal dan dapat membantu pemulihan dari penyakit-penyakit akibat gangguan ginjal, antara lain : sakit kepala/migren, insomnia, darah kotor, kencing manis, keputihan, keracunan obat/makanan, gangguan narkoba, asam urat, kolesterol, pengeroposan tulang,dll. Manfaat lain dari Teh murbei adalah mencegah timbulnya penyakit-penyakit pada orang tua, menjaga stamina, mencegah stroke, menormalkan tekanan darah, menyeimbangkan berat badan, membantu menghilangkan panas dalam, dan susah buang air besar/sembelit, menurunkan tingkat pengumpulan lemak di hati, mengandung klorofil dan Vitamin C, serta menetralkan racun karena bersifat detoksifikasi.
Terapi alami dengan XAMTHONE PLUS
obat pemutih wajahXAMthone plus adalah suplemen minuman super antioksidan tingkat tinggi yang terbuat dari kulit dan daging buah manggis yang dikombinasikan dengan bahan-bahan alami yang telah melalui proses penelitian ilmiah dan berteknologi mutakhir. XAMthone plus mengandung Xanthone yaitu senyawa super antioksidan tingkat tinggi yang terdapat pada kulit manggis dan daging buah manggis yang bermanfaat untuk anti penuaan dan obat alami untuk penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes, stroke, jantung dan ginjal serta penyakit – penyakit kronik lainnya yang sulit disembuhkan.
Manfaat XAMthone plus untuk mencegah dan membantu pengobatan berbagai jenis penyakit, di antaranya adalah:
  1. Kanker
  2. Diabetes/membantu menurunkan kadar gula darah
  3. Stroke
  4. Penyakit jantung dan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  5. Gangguan ginjal
Selain itu XAMthone bermanfaat untuk : Anti virus, anti bakteri, anti jamur dan anti alergi, anti parkinson, anti Alzheimer, anti depresi, mengurangi rasa nyeri (analgetik), membantu menurunkan demam, trigliserida dan kolesterol, asam urat, tipes/ Thypus, radang Maag/gastritis, koordinasi Otot, komplikasi penyakit , kerontokan Rambut, keputihan, kelenjar Getah Bening, jerawat, insomnia, gangguan/infeksi hati (hepatitis), glukoma, darah Rendah, gangguan Paru – Paru, pneumonia, sesak nafas, TBC , diare, sinusitis, lupus, osteoporosis, wasir dan Ambien, asma, sakit Kepala dan migraine, gangguan Vitalitas Tubuh, demam Berdarah, disfungsi Seksual, membantu penurunan berat badan/obesitas, menyembuhkan kerusakan urat saraf, menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin dan hormone, alat bantu sinergi tubuh dan psoriasis.

Rabu, 17 Oktober 2012

Sejarah Perkembangan E-mail



E-mail adalah singkatan dari “Electronic Mail”, yaitu sarana kirim mengirim surat/pesan secara elektronik yaitu melalui jalur internet. Surat tersebut dapat berupa teks saja, maupun gabungan dengan gambar.
Dengan surat biasa umumnya pengirim perlu membayar per pengiriman (dengan membeli perangko), tetapi surat elektronik umumnya biaya yang dikeluarkan adalah biaya untuk membayar sambungan/akses internet.

Sebenarnya keberadaan email lebih tua lebih tua dibanding ARPAnet atau internet. Email muncul dan berkembang dari hal yang sederhana. Pada awalnya email hanyalah suatu yang sedikit lebih canggih dari pengetahuan kita saat ini sebagai file dan directory/folder, yaitu email pada saat itu hanya meletakkan pesan pada direktori user (pengguna) lain di tempat dimana mereka dapat melihatnya ketika user lain tersebut melakukan login.

Sistem email pertama dengan cara kerja seperti diatas adalah MAILBOX, yang digunakan pada Massachusetts Institute of Technology pada tahun 1965. Disertai program untuk mengirim pesan pada komputer yang sama yang disebut SNDMSG.

Pada tahun 1971, Ray Tomlinson, seorang insinyur komputer yang bekerja pada BNN (Bolt Beranek and Newman) sebagai salah satu kontraktor ARPANET, dia memanfaatkan simbol @ agar email dapat mengirim pesan ke pengguna pada komputer lain yang terhubung pada jaringan ARPANET. Jadi simbol @ adalah untuk memisahkan antara user/mailbox dengan komputer servernya. Ray Tomlinson diakui sebagai ilmuwan penemu email.
Pada tahun 1980, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP versi awal) diperkenalkan oleh Jon Postel sebagai standar untuk menyeragamkan berbagai protocol transfer email yang ada sebelumnya (MailBox Protocol, FTP Mail, dan Mail Protocol). Selanjutnya pada Agustus 1982, protocol SMTP secara resmi dipublikasikan sebagai standar baru protokol untuk transfer email dengan kode RFC 821, juga oleh Jon Postel.

Pada tahun 1984, protokol POP (Post Office Protocol) dipublikasikan dengan kode RFC 918. Ide dari penyusunan protokol POP adalah untuk menyediakan cara sederhana bagi komputer klien/lokal untuk mengambil email dari mailbox (server) sehingga pesan (email) tersebut dapat digunakan/dibaca secara lokal (pada komputer klien/lokal). Protokol POP sekarang adalah versi 3 atau POP3 ( RFC 1939), sedangkan POP4 masih dalam tahap pengajuan (proposal).
Setelah berkembangnya teknologi web (www atau world wide web), email mulai tersedia dengan antarmuka yang lebih ramah yaitu antarmuka berbasis web oleh penyedia email seperti yahoo dan hotmail.

Selasa, 16 Oktober 2012

Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia


Oleh Hendri Ansori
Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau "Dokuritsu Junbi Cosakai", berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 14 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.

Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang.

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.

Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.

Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan.

Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Peristiwa Rengasdengklok

Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana --yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka --yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya.

Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu - buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pulang kerumah masing-masing. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia.

Pertemuan Soekarno/Hatta dengan Jenderal Mayor Nishimura dan Laksamana Muda Maeda

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Maeda Tadashi dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokio dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.

Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Myoshi yang setengah mabuk duduk di kursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti "transfer of power". Bung Hatta, Subardjo, B.M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih didengungkan.

Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.[2] Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56[3] (sekarang Jl. Proklamasi no. 1).

Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi
Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.

Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.

Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.

Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.